fbpx

Artikel ini disadur dari bisnisjatim.id

 

Sebagai gerbang antara Jawa Tengah dan Jawa Timur, Sragen merupakan titik yang selalu dilintasi pemudik baik dari jalur arteri maupun Tol Ngawi. Operasi Ketupat Candi dilaksanakan Satlantas Sragen dengan adanya lima titik pos pengamanan dan dua titik penyekatan. Blesscon menyerahkan pembatas jalan (separator) guna mendukung Satlantas Sragen dalam pengaturan lalu lintas.
Separator jalan diserahkan oleh Brand Manager Blesscon Yusuf Permadi langsung ke Kasatlantas Sragen Ilham Syafriantoro Sakti, S.H., S.IK di Polres Sragen. Separator dengan spesifikasi 1 x 2,4 m ini berisi pesan-pesan untuk taat berlalu lintas dan juga taat protokol kesehatan. “Semoga separator ini bisa membantu lancarnya tugas satlantas, sekaligus menjadi pengingat prokes di masyarakat,” jelas Yusuf. Selama pandemi belum terkendali, kewaspadaan terhadap penularan Covid-19 tidak boleh kendur.
Pada kesempatan yang sama, Kasatlantas Sragen Ilham Syafriantoro mengapreasiasi kerjasama yang digagas oleh stakeholder untuk pencegahan penularan Covid-19 termasuk yang dilakukan oleh Blesscon kali ini. “Kami membuka pintu selebar-lebarnya pada rekan-rekan stakeholder untuk penanganan covid mulai dari pencegahan (himbauan.red) hingga bantuan sosial. Selama tujuan positif dan untuk kemanusiaan,” ujarnya. Dia juga menghimbau untuk masyarakat untuk tidak mudik demi keluarga tersayang di kampung halaman. “Jangan sampai pertemuan sesaat menjadi pertemuan yang terakhir,” pesan Kasatlantas Sragen ini.
Terlepas dari momen Idul Fitri, perkembangan lalu lintas kota Sragen memang sangat dinamis. Ilham menjelaskan setiap tahunnya ada peningkatan aktivitas dan volume kendaraan. Evaluasi lalu lintas bisa menjadi diskresi per enam bulan bahkan per bulan. Selain petugas kepolisian, dalam pengaturan lalu lintas inilah dibutuhkan sarana prasarana pendukung seperti separator dan traffict cone. “Adanya separator ini sangat membantu petugas di lapangan,” imbuh Ilham.
Sementara ini ada 20 separator rangka besi yang diserahkan ke Satlantas Sragen, namun jumlahnya bisa bertambah menyesuaikan kebutuhan. Pemasangannya masih direncanakan dengan matang, namun sudah ada gambaran. “Bisa di pos kota, area night market dan juga exit tol. Ini sangat membantu di exit tol karena ada penyekatan,” ungkap Kanit turjawali satlantas Sragen Joni Kurniawan S.H. Pada KM 527 pengendara akan dikeluarkan di exit tol Punggruk untuk pemeriksaan. Di rest area 59B juga telah disiapkan swab di tempat.
Terkait corporate social responsibility dari Blesscon, Yusuf Permadi mengungkapkan selama ini programnya dijalankan secara rensponsif. “Blesscon berusaha selalu hadir untuk kebutuhan masyarakat dengan tetap bersinergi dengan aparat dan pemerintah setempat,” pungkas brand manager Blesscon Yusuf Permadi.

Scroll to Top
Butuh bantuan? Kontak kami